apa itu deposito

Di era modern, Anda pasti sudah tidak asing dengan produk keuangan berupa tabungan di bank. Tak hanya rekening tabungan konvensional saja, sebagian masyarakat sudah mulai beralih pada produk keuangan yang lebih menguntungkan seperti deposito atau reksadana. Kira-kira mana yang paling menguntungkan dari dua produk tersebut. Supaya Anda tidak salah pilih, sebaiknya ketahui apa itu deposito dan reksadana serta perbandingan untung rugi keduanya lebih dulu.

5 perbandingan produk deposito dan reksadana

Apa itu deposito? Deposito adalah simpanan berjangka panjang yang menawarkan bunga dan tenor sesuai kesepakatan. Sedangkan produk reksadana merupakan jenis investasi sesuai dengan instrumen yang dipilih berdasarkan pengelolaan manajer investasi. Reksadana pasar uang merupakan jenis instrumen yang paling populer bagi sebagian kalangan di Indonesia, lho! Supaya Anda bisa menentukan mana produk keuangan yang tepat, sebaiknya ketahui perbandingan kedua produk tersebut.

apa itu deposito
apa itu deposito

  • Jangka waktu

Deposito memiliki jangka waktu penyimpanan uang yang bervariasi mulai 1 bulan hingga tahunan. Bila nilai uang yang Anda deposito lebih besar, maka jangka waktu yang berlaku lebih lama dengan bunga yang lebih potensial. Sedangkan reksadana pasar uang kapan saja mulai hari Senin sampai Jumat, kecuali hari libur saja tanpa pinalti.

  • Kemudahan pendaftaran

Jika ingin membuka deposito berjangka, maka Anda harus menyiapkan dokumen yang dibutuhkan sesuai ketentuan pihak bank seperti kartu identitas dan buku tabungan. Pada saat pencairan wajib menyertakan formulir pencairan dengan materai bertanda tangan. Berbeda dengan pasar uang yang lebih fleksibel sebab Anda bisa melakukan pendaftaran dan pencairan secara online saja.

Namun, Anda yang berencana membuka rekening tabungan deposito di Bank Sinarmas, maka nikmati pelayanan pembukaan rekening secara online. Mudah dan praktis sekali, bukan?

  • Bunga

Deposito berjangka menawarkan suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa dengan biaya administrasi nol. Namun, kelebihan ditawarkan oleh reksadana yang memiliki imbal hasil lebih besar mulai 7-17 persen tergantung kondisi pasar uang atau reksadana lainnya.

  • Modal

Deposito menawarkan jumlah uang awal investasi yang bervariasi tergantung aturan dari pihak bank. Dewasa ini, ada nominal modal mulai ratusan ribu dengan tenor yang lebih pendek. Jika membuka deposito dengan nominal besar dalam jangka waktu lebih lama, maka kesempatan Anda mendapatkan imbal balik lebih besar. Sedangkan reksadana bisa dimulai dengan dana yang lebih minim mulai seratus ribu rupiah saja di aplikasi investasi kekinian.

  • Risiko

Setiap produk keuangan pasti memiliki risiko yang harus Anda pahami lebih dulu, termasuk deposito dan reksadana. Deposito memiliki jaminan dari LPS yang lebih aman bila bank terkait mengalami risiko kebangkrutan. Toh, nilai bunga tetap dari waktu ke waktu sehingga deposito sangat direkomendasikan untuk pemula yang ingin investasi minim risiko.

Sedangkan reksadana tergolong investasi dengan risiko rendah dibandingkan jenis investasi lain. Tetapi, reksadana tetap punya risiko Anda mengalami penurunan nilai modal sebab salah memilih manajer investasi atau uang Anda tidak bertambah sama sekali malah menurun. Selain itu, fluktuasi harga saham sangat mempengaruhi modal Anda. Jika Anda masih ragu dengan reksadana yang lebih berisiko dibandingkan deposito, pilih investasi deposito berjangka yang lebih aman.

Dari ulasan perbandingan deposito dan reksadana di atas, Anda bisa memilih produk keuangan mana yang lebih baik. Tidak ada salahnya mencari informasi apa itu deposito sebelum Anda membuka rekening deposito di Bank Sinarmas. Buka rekening deposito berjangka Anda dan dapatkan keuntungan ekstra sekarang juga. an reksadana serta kenali perbandingan untung rugi keduanya berikut.